Telkomsel Tingkatkan Kecepatan Internet Hadapi Asian Games 2018

POSTKETIGA.COM – Menyambut Asian games 2018 yang akan dilaksanakan beberapa bulan lagi, Telkomsel akan memanjakan providernya. Mengingat ajang Asian games 2018 merupakan hajatan olahraga terakbar di kawasan Asia.

Bahkan Telkomsel sesumbar jaringan broadband di venue-venue Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang lebih hebat dari penyelenggaraan Sea Games di Malaysia pada 2017 lalu. Hal tersebut merupakan hal yang jadi harapan dari Inasgoc (Indonesian Asian Games 2018 Organizing Comittee).

Telkomsel sendiri mengklaim telah menyelesaikan pemasangan jaringan broadband di kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, sebagai pendukung ajang multi-nasional, Asian Games 2018.

Telkomsel juga telah melakukan serangkaian uji coba di event-event yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, salah satunya adalah saat final Piala Presiden beberapa saat lalu.

Dengan kondisi stadion yang penuh, sekitar 80.000 penonton, Telkomsel mengklaim berhasil melakukan live streaming secara mulus melalui Instagram dan Facebook.  Soal kecepatan broadband di kompleks GBK, setelah dilakukan pengujian, kecepatan download puncak diklaim mencapai 351 Mbps, tepatnya di lokasi Pintu Utara.

Kecepatan itu bisa tercapai berkat teknologi 4G dual-carrier (FDD dikombinasikan dengan TDD) yang digunakan untuk jaringan outdoor. Sementara di indoor, seperti di lantai 3 ruang VVIP GBK, tempat di mana tamu-tamu negara menonton pertandingan, kecepatan broadband mencapai 259 Mbps.

Kecepatan ini tercapai berkat penggunaan teknologi MIMO (multiple input multiple output) FDD. Pihak Telkomsel mengaku akan melakukan perbaikan kekurangan-kekurangan sampai bulan Agustus nanti, sehingga pada saat Asian games mulai tidak terjadi masalah.

Asian Games 2018 sendiri akan digelar di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang. Event ini akan mendatangkan ribuan atlet terbaik se Asia dantentunya akan dihadiri jutaan turis yang akan menyaksikan even akbar se Asia tersebut. Selain itu juga merupakan keuntungan bagi pelaku usaha  bisnis.

Ini merupakan kali kedua Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Asian games, yang sebelumnya sempat dihelat pada masa pemerntahan Sukarno. Meskipun Indonesia tidak pernah menjadi juara umum dalam ajang tersebut namun semangat untuk bertanding dan terus melakukan perbaikan itu yang sangat penting. (Jy)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: