Santri Harus Tau! Kemenag Sediakan Beasiswa Kuliah Untuk Santri

POSTKETIGA.COM – Kementrian Agama (Kemenag) kembali membuka Program Beasiswa Bagi Santri Berprestasi (PBSB). Dengan adanya program beasiswa ini, diharapkan banyak santri yang melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi. Selain memiliki kedalam ilmu agama santri juga harus memiliki wawasan yang luas.

Dari sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ada di Indonesia, sejauh ini baru ada 13 PTN yang sudah bekerjasama dengan Kemenag dengan program seleksi khusus santri. 13 kampus itu antara lain : IPB, ITS, UIN Malang, UIN Surabaya, UIN Makasar, UIN Bandung, UIN Yogyakarta, UIN Jakarta, UIN Semarang, UNAIR, UNCEN, UGM dan UPI Bandung. Jumlah kampus yang bermitra dengan Kemenag berpotensi bertambah diperiode berikutnya.

Selain tawaran kampus yang beragam, santri juga bisa memilih  Fakultas atau Jurusan faforit di kamus yang dipilih oleh santri, sejauh ini kebanyakan santri yang lolos PBSB mengambil Fakultas Syariah 18,2 %, Kedokteran dan Ilmu kesehatan 15,0 %, Ushuludin 13,0 %, Mipa 5,4 %, dan sisanya bearada di angka 4 % yaitu Sains dan Teknologi, Pertanian, Teknologi Industri, Teknologi Informasi dan Teknologi Peternakan.

Berikut tahapan seleksi yang harus diperhatikan para santri : 15 maret – April 2018 masa pendaftaran. 16-30 April 2018 Verivikasi berkas. 2 Mei 2018 pengumuman tempat seleksi. 14-18 Mei 2018 Pelaksanaan Seleksi. 1 Juni 2018 penetapan kelulusan. 3-4 2018 pengumuman kelulusan.

PBSB merupakan kesempatan emas bagi para santri. Program ini tidak bisa didapatkan bagi siswa yang belajar di sekolah umum. Kendati demikian santri juga bisa mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN). Dengan demikian santri memiliki banyak peluang untuk meneruskan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi.

Dengan semakin banyaknya santri yang melanjutkan kuliah, maka kedepan negeri ini akan dipimpin oleh para pemimpi yang memiliki ahlakul karimah. Selain memiliki kedalaman ilmu, ia juga memiliki wawasan dan skill yang memadai. Jangan sampai ada lagi stigma yang beredar dimasyarakat jika pesantren memproduksi teroris, justru sebaliknya santri harus menunjukan bahwa pesantren adalah lumbung pemimpin umat dan bangsa. (Jaya)*

Read More:

Tips Masuk Unpad dan Meraih Prestasi Di Dalamnya (Wawancara)

Siap-Siap! 9 Sekolah Kedinasan Segera Buka Pendaftaran

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: