Prabowo Di Antara Dua Pilihan: Jokowi atau Gatot

POSTKETIGA.com – Tak kunjung juga mendeklarasikan diri sebagai calon presiden di 2019, Prabowo Subianto dikabarkan sedang dilematis. Ketum Partai Gerindra bahkan tidak hadir di dalam acara deklarasi yang diadakan oleh internal partainya sendiri. Ada apa dengan Prabowo?

Meski dinilai sebagai salah satu lawan terberat Jokowi di Pilpres 2019, Prabowo belum juga menentukan sikap untuk maju melawan. Sampai-sampai ada isu terkait dirinya yang digadang sebagai cawapres bagi Jokowi di Pilpres 2019. Hal ini berdasarkan gagasan dari sejumlah pihak yang memunculkan nama Jokowi-Prabowo.

Terkait isu ini, Presiden PKS Sohibul Iman membenarkannya. Sohibul mengaku bahwa ada lobi-lobi maut kepada Prabowo untuk menjadi pendamping Jokowi di Pilpres 2019. Rayuan maut itu membuat Prabowo seperti dilematis.

baca juga: Gerindra: Sebaiknya Gatot Nyapres di 2024. Ada Apa Ya?

“Beliau ditawari cawapresnya Pak Jokowi. Tapi ke PKS nggak ada. Beliau juga nggak mau,” tutur Sohibul.

“Kalau hanya jadi cawapres, buat apa saya berjuang sampai seperti ini,” imbuhnya.

Selain itu, yang membuat Prabowo semakin dilematis adalah adanya seseorang yang datang kepadanya dan mengutarakan keinginannya menjadi calon presiden lewat Gerindra. Seseorang itu adalah sahabatnya sendiri dari kalangan militer, yaitu Jendral Gatot Nurmantyo.

“Pak Prabowo dan Pak Gatot ini adalah sahabat. Beliau berdua mempunyai hubungan yang sangat baik. Bahkan Pak Gatot sudah menyampaikan keinginannya pada Pak Prabowo,” ujar Andre kepada wartawan, minggu (18/3/2018).

baca juga: Gagasan Koalisi Nasional Berpotensi Mendorong Capres Tunggal

Menurut Andre, jika Gatot ingin maju lewat Partai Gerindra itu akan sangat sulit. Andre mengatakan bahwa saat ini Partai Gerindra sudah sepakat untuk mengusung ketua umumnya sebagai calon presiden di 2019. Namun Andre juga mengatakan, kalau untuk posisi cawapres nama Gatot Nurmantyo masuk dalam daftar partainya.

Berdasarkan dua persoalan itu, jika Prabowo merapat ke Jokowi maka akan memungkinkan calon tunggal di Pilpres 2019. Sementara berdasarkan pernyataan Andre, jika nama Gatot terpilih menjadi cawapres bagi Prabowo, maka duet jendral di Pilpres 2019 akan tampak. (yaz/ab)*

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: