Poros Ketiga Di Tangan Demokrat, AHY Berpotensi Maju

Pertarungan Pilpres 2019 masih di dominasi oleh 2 nama besar, yaitu Jokowi dan Prabowo. Kedua nama ini santer diberitakan akan kembali bertarung di Pilpres 2019, terkhusus nama Jokowi yang telah digaungkan oleh PDIP beberapa waktu lalu. Sementara itu nama Prabowo masih adem-adem saja, belum ada deklarasi resmi untuk Prabowo maju di Pilpres 2019.

Pertanyaannya, apakah kembali hanya ada dua nama itu di Pilpres 2019 nanti?

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsudin Haris pernah mengemukakan pendapatnya terkait Pilpres 2019. Menurutnya ada potensi nama baru yang muncul di Pilpres 2019 jika Demokrat mengambil perannya untuk membentuk poros ketiga.

“Peluang poros ketiga itu adanya di kubu Pak SBY,” kata Syamsudin di dalam diskusi yang bertajug ‘Pencalonan Pilpres 2019: Menantang Gagasan Anti Korupsi dan Demokrasi’ di kantor ICW. Selasa (6/3/2018)

Munculnya poros ketiga menawarkan alternatif lain bagi pemilih yang selama ini didominasi oleh Jokowi dan Prabowo. Selain itu Syamsudin menambahkan bahwa fungsi poros ketiga bukan hanya memberikan nama baru. Adanya poros ketiga dapat mencegah perpecahan sosial dan politik yang ada di masyarakat. Karena itu perpecahan di masyarakat lantaran rakyat hanya mempunyai dua pilihan politik, di 2019 ini tidak akan terjadi lagi.

baca juga: PDIP: Berharap Ada Poros Ketiga Dalam Pilpres 2019

Namun kemunculan poros ketiga bisa tidak terjadi akibat kendala sistem demokrasi di Indonesia saat ini. Sebab poros ketiga saat ini bergantung pada ambang batas pencalonan yang telah ditetapkan oleh undang-undang pemilu. Di mana partai harus memenuhi 20% atau 112 kursi dari total kursi yang ada di DPR.

Dengan demikian artinya Demokrat tetap tidak bisa membuat poros ketiga kalau hanya maju sendiri, sebab Demokrat hanya mempunyai 61 kursi atau 10.9% kursi di DPR. Oleh sebab itu jika memang poros ketiga ingin tetap ada, Partai Demokrat harus berkoalisi dengan partai lainnya agar bisa mencapai ambang batas 20% tersebut.

Adanya ambang batas untuk pencalonan presiden, tidak membuat Demokrat mengurungkan niatnya untuk membentuk poros ketiga. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPP Demokrat Agus Hermanto, yang mana menurutnya Partai Demokrat tetap optimis bisa membentuk poros ketiga dalam Pemilihan Presiden 2019.

Agus mengakui bahwa sejauh ini Partai Demokrat telah menjalin komunikasi dengan partai-partai lainnya terkait pembentukan poros ketiga. Ia menambahkan bahwa Demokrat siap memajukan kadernya di Pilpres 2019.

Menurut Agus, calon terkuat dari Demokrat yang siap diusung sebagai calon presiden pada 2019 adalah anak dari Presiden Indonesia keenam yaitu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dirinya pun mengklaim bahwa banyak pihak yang mendukung AHY untuk maju pada Pilpres 2019.

baca juga: Publik Inginkan Figur Baru Selain Prabowo, Untuk Lawan Jokowi

Berdasarkan pengakuan Agus, ini adalah potensi bagi AHY untuk maju pada Pilpres 2019, jika memang Demokrat bersungguh-sungguh untuk membentuk poros baru. Peluang Demokrat untuk mewujudkan hal itu dapat direalisasikan jika nanti Demokrat berkoalisi dengan PKB dan PAN. (yaz.ab)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: