Polisi Bisa Cepat Tangkap Pelaku Teror Bom, Tetapi Tak Bisa Tangkap Peneror Novel Baswedan

POSTKETIGA.com – Teror bom bunuh diri kembali terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, kejadian ini pun dikecam oleh banyak pihak karena menimbulkan korban jiwa yang tak sedikit.

Kini pasca bom itu meletus, polisi dengan cepatnya menangkap beberapa terduga teroris di beberapa tempat yang katanya masih satu jaringan dengan pelaku. Bahkan ada yang ditembak mati oleh polisi, seperti halnya di Cianjur, Jawa Barat.

Kinerja polisi yang sigap mengungkap terduga teroris pun mendapat sorotan dari Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid. Upaya cepat polisi dalam mengungkap identitas pelaku terror bom itu pun dibandingkan oleh Hidayat dengan kasus teror yang dialami oleh penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

Pasalnya polisi mampu menangkap pelaku pengeboman di Surabaya hanya dalam waktu 1 hari, sementara pelaku penyiraman air keras kepada Novel Baswedan sampai saat ini belum juga ditangkap. Padahal sudah lebih dari 1 tahun polisi melakukan investigasi terhadap kasus Novel itu.

“Polisi sudah berkali-kali bisa nangkap teroris, bisa menyelesaikan masalah teroris. Yang belum bisa diselesaikan masalah Novel Baswedan. Jadi teroris di mana-mana bisa ditangkepin tapi novel baswedan terorisnya enggak bisa ditangkap,” ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5) dilansir dari Kumparan.

Meski begitu Hidayat pun tetap mengencam perbuatan itu lantaran menimbulkan banyak korban jiwa baik aparat kepolisian maupun warga sipil.

“Yang jelas ini masalah terorisme yang menghadirkan korban dan kita semuanya berduka dan menolak teror dan terorisme,” tuturnya.

Berkaitan dengan kejadian teror ini pun Hidayat menyarankan kepada polisi agar lebih banyak mengupayakan pencegahan aksi teror yang terjadi dalam waktu yang berdekatan. Kejadian bom bunuh diri itu terjadi di 3 gereja, Rusunawa Sidoarjo dan pintu gerbang Mapolres Surabaya.

“Dari peristiwa di Mako Brimob itu kan harusnya ada langkah-langkah yang efektif secara preventif untuk kemudian tidak memungkinkan kondisi yang menghadirkan terorisme,” ujarnya.

“Tapi kan malah ini terjadi bukan hanya sekali bom. Ada 3 gereja, malamnya ada, dan besoknya di kantor kepolisian itu sendiri. Ini kan satu hal yang seharusnya tidak terjadi,” pungkas Hidayat. (yaz/ab)

Satu tanggapan untuk “Polisi Bisa Cepat Tangkap Pelaku Teror Bom, Tetapi Tak Bisa Tangkap Peneror Novel Baswedan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: