PDIP Selalu Tumbang Di Jawa Barat

POSTKETIGA.COM Setelah sepuluh tahun menjadi partai oposisi, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhirnya pada tahun 2014 bisa menikmati sebagai partai penguasa setelah memenangi pemilu pada 2014 dan memenangi kandidat Presiden dan Wakil Presiden yang di usung pada Pilpres 2019.

Bahkan kader PDIP juga menempati Kementrian yang strategis seperti yang di jabat oleh Puan Maharani, Tjahjo Kumolo dan Pramono Anung serta menempatkan beberapa kader menjadi staff presiden. Hal ini tentu tidak sejalan dengan janji Jokowi pada kampanye sebelumnya yang berjanji tidak akan bagi-bagi kursi atau koalisi tanpa sarat.

Lihat Juga;

Lebih lanjut PDIP juga dituduh sebagai biang kerok pecahnya atau terjadinya dualisme di internal partai Golkar dan PPP yang pada akhirnya memecahkan solidnya koalisi merah putih yang sempat di deklarasikan sebagai koalisi permanen. Kini koalisi merah putih menyisakan PKS dan partai Gerindra saja. Partai besar seperti Golkar, PPP, dan PAN memilih bergabung ke koalisi penguasa.

3 Kali Ikut Pilkada di Jabar, PDIP Selalu Kalah

Namun sayangnya sukses PDIP pada pemilu 2014 tidak berbanding lurus dengan apa yang dicapai pada pilkada serentak 2018, dimana kandidat yang di usung PDIP mengalami kekalahan telak. Bahkan kekalahan PDIP pada pilkada di Jabar tidak hanya kali ini saja terjadi dua periode sebelumnya juga kandidat yang di usung PDIP mengalami kekalahan.

Sebelumnya pada pilkada 2013, PDIP mengusung pasangan Rieke Diah Pitaloka dengan Teten Masduki, namun sayangnya ketenaran Rieke belum mampu menandingi ketenaran Deddy Mizwar meskipun keduanya sering tampil di layar kaca. Pada akhirnya pasangan ini dikalahkan oleh pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar yang di usung oleh PKS, PPP dan partai Hanura.

Lihat Juga;

Kekalahan kandidat yang di usung PDI di Jabar bukan hanya pada tahun 2018 dan 2013 saja, pada tahun 2008 juga kandidat yang di usung PDIP mengalami kekalahan, kala itu PDIP mengusung pasangan Agum Gumelar dan Nu’man Abdul Hakim (AMAN), pasangan ini tidak hanya di usung oleh PDIP partai lain seperti PPP , PKB, PKPB, PBB, PBR serta PDS juga ikut mendukung pasangan ini. Namun sayangnya kalah dari pasangan HADE Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf. (Jy-93)

Satu tanggapan untuk “PDIP Selalu Tumbang Di Jawa Barat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: