PBB Lebih Baik Oposisi Jika Jokowi Kembali Menang

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan bahwa, partainya lebih memilih menjadi partai oposisi. Hal ini disampaikan oleh Yusril jika Pilpres 2019 hanya diikuti oleh satu pasangan calon presiden atau mengulang seperti Pilpres 2014. Seperti telah diketahui bahwa pada Pilpres 2014 hanya ada dua pasangan calon, yaitu Jokowi dan Prabowo.

Kata Yursil jika benar-benar hanya ada satu pasangan calon pada Pilpres 2019, yang artinya calon tersebut akan berhadapan dengan kotak kosong, maka Yusril lebih memilih kotak kosong. Sikap Yusril ini tegas disampaikan pasca PBB mengantongi keputusan KPU untuk melengggang sebagai peserta Pemilu 2019.

baca juga: Jokowi Sudah Kantongi 7 Partai, Bagaimana Dengan Prabowo?

“PBB jangan sampai tergoda pada kekuasaan. Lebih baik berpikir jauh ke depan untuk menyelamatkan bangsa dan negara ini,” kata Yusril.

Tujuan Yusril atas sikap partainya ini adalah untuk membangun kekuatan baru di parlemen dengan Fraksi PBB. Namun sebelum itu Yusril mengungkapkan bahwa partainya akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan kursi di DPR RI.

“Saya ingin Fraksi PBB muncul lagi di DPR, karena fraksi inilah yang nanti akan kritis dan akan menjadi mesin oposisi di parlemen. Oleh karena itu kami akan berusaha mendapatkan kursi di DPR,” ungkap Yusril.

Ketua Umum PBB bahkan jelas mengatakan tidak ingin menjadi bagian dari pemerintah, jika pemerintahan nanti masih sama seperti sekarang. Dan jika nanti PBB mempunyai fraksi di DPR, itu akan ia gunakan sebagai fraksi oposisi. (yaz.ab)

baca juga: Kabut Hitam Di Lumbung “Matahari”

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: