PAN Akan Gelar KLB Jika Ada Kader yang Mendukung Jokowi

POSTKETIGA.com – Politisi senior PAN Amien Rais menolak hasrat ketua umum PAN Zulkifli Hasan yang ingin mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Bahkan Amien menyerukan Kongres Luar Biasa (KLB) apabila PAN sampai mendukung Jokowi. Seruan Amien ini diduga untuk menekan sang ketua umum. Hemm…

Tentu apa yang diserukan oleh Amien Rais terkesan seperti ancaman bagi ketua umum, pasalnya KLB bukan lah sebuah peristiwa sembarangan di dalam sebuah organisasi ataupun partai politik. Jika ada yang menyatakan KLB, maka dianggap ada kondisi luar biasa di dalam internal partai yang mengharuskan untuk memilih ketua umumnya.

Apabila ada KLB, maka Zulkifli Hasan yang saat ini menjabat sebagai ketua umum PAN akan dicopot dari jabatannya. Hal ini karena KLB tidak melihat masa durasi kerja yang disepakati dalam AD/ART partai.

Perkara yang memicu seruan Amien untuk mengadakan KLB ini adalah pernyataan Zulkifli yang menyatakan bahwa Cak Imin adalah calon pendamping yang pas bagi Jokowi di Pilpres 2019. Pernyataan ketua umum PAN itu disampaikan pada saat Zulkifli berada di dalam satu forum dengan Cak Imin.

“Cak Imin cawapres, sudah ke mana-mana, sudah di mana-mana, saya kira lebih dari pantas,” kata Zul dalam sambutannya di acara Milad PP Pemuda Muhammadiyah,Jakarta, Sabtu (5/5/2018) kemarin.

Zulkifli menilai jika Cak Imin adalah figur yang cocok untuk menjadi cawapres Jokowi di Pilpres 2019. Maka menurut Zul, Jokowi akan sangat rugi dan salah mengambil keputusan jika tidak memilih Cak Imin sebagai cawapresnya.

Dasar penilaian Zulkifli tentu karena latar belakang Cak Imin yang merupakan dari kalangan PBNU dan memiliki basis dukungan dari para ulama. Sehingga Zul sangat yakin bahwa Jokowi akan salah pilih jika tidak memilih Cak Imin.

Bukan hanya soal itu, Zulkifli pun turut berbicara soal arah dukungan PAN. Zul seolah memberi kode jika PAN akan berlabuh mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Pada kesempatan sebelumnya Zulkifli pun menyatakan jika partainya (PAN) masih terbuka, sehingga nanti bisa saja mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Hal ini tentu merupakan peluang bagi koalisi Jokowi.

“Sekarang masih terbuka (Dukung Prabowo atau Jokowi),” kata Ketum PAN Zulkifli Hasan di program Blak-blakan detikcom yang tayang pada Jumat, 13 April 2018.

Pernyataan yang disampaikan oleh ketua umum PAN Zulkifli Hasan, ini tentu sangat bersebrangan dengan apa yang sudah pernah ditegaskan oleh Amien Rais. Ketua Majelis Dewan Kehormatan PAN itu justru sangat tegas, jika PAN tidak akan mendukung Jokowi di Pilpres 2019. Hal ini disampaikan oleh Amien karena menginginkan ada calon lain di Pilpres 2019 nanti.

Sikap Amien pun disampaikan setelah bertemu dengan Zulkifli pada kesempatan yang ada sebelumnya. Kata Amien setelah bertemu dengan Zulkifli, bahwa PAN tidak akan mendukung Jokowi karena ingin menciptakan sebuah kompetisi dengan memunculkan calon lain.

Amien Rais mengimbau agar tidak ada kader PAN yang mendukung Jokowi di Pilpres 2019, sehingga dengan begitu KLB tidak terjadi.

“Jadi kalau sampai ada kader PAN yang mendukung Jokowi diperlukan KLB. Tetapi semoga saja tidak ada,” ujar Amien usai mengisi Pengajian Jelang Romadon (Pajero) di Alun-alun Banjarnegara, Minggu (6/5/2018).

(yaz/ab)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: