Melawan Penyebar Berita Hoax, Moslem Cyber Army (MCA)

Inilah zaman now, zamannya teknologi merajai masyarakat global. Di zaman ini setiap masyarakat dari kalangan mana pun dapat mengakses dengan mudah apa saja yang ada di dalam internet. Termasuk dengan mudahnya mendapatkan berita-berita yang baru dan yang sedang panas di tengah-tengah obrolan masyarakat.

Kemudahan ini yang membuat lalu lintas informasi menyebar dengan cepat kepada siapa saja yang memiliki teknologinya. Informasi fakta atau informasi bohong (hoax) semua sama cepatnya. Parahnya lagi masyarakat seperti begitu sulit membedakan berita-berita yang diterimanya, apakah benar atau tidak, tetapi mereka begitu mudah menyebarkan berita-berita tersebut.

Saat ini kewaspadaan terhadap berita hoax nampaknya semakin serius. Menanggapi akan maraknya berita bohong atau juga disebut berita hoax, ketua MPR Zulkifli Hasan meminta dugaan penyebaran berita hoax oleh kelompok Moslem Cyber Army (MCA) agar dapat diusut sampai tuntas. Dirinya meminta kepolisian menangkap kelompok yang diduga pembuat berita hoax ini.

“Tidak saja MCA, siapa saja. Kita minta kepada aparat keamanan itu, yang membuat kontennya itu yang diburu. Karena orang-orang di kampung ini kan nggak ngerti. Dia asal men-share-share saja saja gitu. Nah kalau itu yang dikejar, haduh bisa ramai gitu.” Kata Zulkifli di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018). Pernyataan dikutip dari laman berita detik.

Menurut Zulkifli banyak sekali masyarakat ini yang sekedar menyebar atau meneruskan berita hoax yang diterimanya. Tentu ini karena ketidaktahuan penerima akan kebenaran berita tersebut. Karena itulah para pembuat berita bohong ini yang harus bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Jadi sasaran utamanya yang membuat narasi dan yang memproduksinya,” ujar Ketua Umum PAN ini. Mengutip pernyataan dari laman detik.

Oleh karena itu Ketua MPR Zulkifli Hasan juga meminta kepada segenap masyarakat untuk terlebih dahulu memeriksa setiap berita yang diterimanya sebelum akan menyebarkannya kepada khalayak umum. Masyarakat dapat bertanya terlebih dahulu kepada tokoh masyarakat dan aparat keamanan terkait kebeneran berita tersebut.

Zulkifli juga menghimbau kepada seluruh masyarakat ketika ada berita yang masuk ke ponselnya, agar terlebih dahulu memeriksanya. Mengingat saat ini sudah memasuki tahun politik, yang mana potensi beredarnya berita palsu begitu besar. Karena itu masyarakat dihimbau jangan gampang menyebarkan setiap berita yang diterimanya, karena bisa saja nanti tahu-tahu hal itu menyebabkannya masuk ke dalam pelanggaran UU ITE.

Sebagaimana telah diketahui, Bareskrim Polri saat ini sudah menangkap 14 orang yang diduga penyebar berita hoax, ujaran kebencian, dan isu-isu yang provokatif. Enam orang diantaranya berperan sebagai admin di dalam grup WhatsApp ‘The Family MCA’. (Yaziz)

Satu tanggapan untuk “Melawan Penyebar Berita Hoax, Moslem Cyber Army (MCA)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: