Lanjutan: Massa Aksi JATAYU Bertemu Dengan Ketua DPRD Indramayu

Senin 26 Februari 2018, warga Desa Mekarsari Kabupaten Indramayu yang tergabung dalam Jaringan Tanpa Asap Batu Bara atau bisa disingkat JATAYU, baru saja menggelar aksinya terkait penolakan akan pembangun PLTU II yang berlokasi di Desa Mekarsari.

Pada pukul 08.00 wib aksi menuntut penghentian proyek pembangunan PLTU II pun dimulai. Terdapat lima mobil kopayu yang mengantarkan peserta aksi, yang jumlahnya sekitar 100 orang. Di halaman depan gedung DPRD Kabupaten Indramayu, para aktivis mulai berorasi dengan disertai spanduk-spanduk tuntutan mereka.

Mereka menuntut penghentian proyek tersebut lantaran dampak negatif yang dihasilkan oleh pihak PLTU II mengancam kesehatan mereka. Bukan saja soal itu, mereka menilai proyek tersebut cacat secara administrasi karena warga Desa Mekarsari merasa tidak pernah diikutsertakan dalam penyusunan dokumen, dan tidak pernah mendapatkan sosialisasi secara komprehensif terkait baik dan buruknya dampak dari hasil proyek ini.

Aksi yang terjadi pada hari ini, merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya pada hari Rabu (21/2/2018) yang lalu. Aksi pada hari ini pun langsung ditemui oleh ketua DPRD Kabupaten Indramayu, Taufik Hidayat. Setelah menemui para demonstran di halaman depan kantornya, Ketua DPRD bersama dengan perwakilan aksi masuk ke dalam sebuah ruangan guna berdialog secara langsung. Namun sayang sekali pihak media tidak diijinkan ikut dalam proses audiensi ini.

Baca juga: Besok Warga Mekarsari Geruduk Kantor DPRD Indramayu

Selain alasan adanya dampak negatif yang mengancam kesehatan warga Desa Mekarsari, juga proyek tersebut akan berdampak pada berkurangnya lahan pertanian bagi mereka. Hal ini tentunya sebuah kerugian bagi masyarakat Desa Mekarsari, yang sebagian besarnya bekerja sebagai petani. Oleh karena itu massa dari JATAYU meminta pihak DPRD yang merupakan representatifnya agar segera melakukan teguran kapada Bupati Indramayu dan Pihak PLN terkait akan adanya proyek ini.

Aksi massa ini pun kemudian berakhir pada pukul 16.00 wib.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: