Koalisi Demokrat-Gerindra Tidak Akan Berpengaruh Bagi Koalisi Jokowi yang Sudah Kuat

POSTKETIGA.com – Pertemuan Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Wakil Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno, menuai dugaan arah koalisi Partai Demokrat. Pasalnya sampai saat ini Partai Demokrat memang belum menentukan sikap koalisinya pada kontestasi Pilpres 2019 nanti.

Pertemuan kedua tokoh politik muda itu pun mendapat perhatian dari Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto. Menurut Airlangga apa pun yang dilakukan oleh keduanya tidak akan berpengaruh pada koalisi pendukung Jokowi. Meskipun nanti Partai Demokrat akan berkoalisi dengan Gerindra, Airlangga pun menyatakan tidak takut akan hal itu.

Airlangga memaklumi saja soal pertemuan keduanya, baginya itu tidak masalah jika nanti kekuatan koalisi Gerindra semakin bertambah dengan masuknya dukungan Demokrat.

“Ya, namanya tokoh politik bertemu dengan tokoh, itu biasa-biasa saja. Boleh-boleh saja,” kata Airlangga di kediaman Agung Laksono, Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (20/5) seperti ditulis dalam laman kumparan.

Airlangga pun tenang-tenang saja dengan adanya pertemuan itu, sebab sebelumnya AHY dan Ketua Umum Partai Demokrat SBY pun sudah mengadakan pertemuan dengan dirinya.

“Tidak ada masalah, Pak SBY sendiri saya sudah ketemu, Mas AHY juga sudah ketemu, jadi tidak ada masalah,” ujarnya.

Sementara itu pernyataan yang menguatkan datang dari Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono. Menurut Agung koalisi pendukung Jokowi sampai saat ini sudah sangat kuat, sehingga meski nanti Demokrat dan Gerindra pun berkoalisi itu tidak akan berpengaruh.

“Kalau selama ini kita hitung ada PDIP, Golkar, Nasdem, Hanura, itu sudah cukup dan saya kira satu dua partai akan gabung,” tegasnya.

Sebagai informasi, saat ini Presiden Jokowi yang akan kembali maju pada Pilpres 2019 sudah didukung oleh PDIP (109 kursi), Golkar (91 kursi), PPP (39 kursi), NasDem (35 kursi), dan Hanura (16 kursi). Sementara bagi Prabowo saat ini Gerindra (73 kursi) dan PKS (40 kursi).

Masih ada beberapa partai pemilik kursi di DPR yang masih belum final untuk melabuhkan dukungannya. Di antaranya ada Demokrat (61 kursi), PAN (49 kursi), dan PKB (47 kursi).

Selain itu ada partai baru yang memang sudah terang-terangan menyatakan dukungannya pada koalisi Jokowi yakni PKPI, PSI dan Perindo. Dan di kubu Prabowo ada partai yang baru lolos pemilu yakni PBB. Sementara Partai Berkarya dan Partai Garuda masih belum menentukan arah dukungannya. (yaz/ab)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: