Jokowi Mengaku Utangnya Tak Sampai Rp 4.000 Triliun

POSTKETIGA. COM – Pada akhir pekan ini Jokowi menyempatkan hadir dalam acara Konvensi Nasional Galang Kemajuan Tahun 2018, di Bogor, Jawa Barat. Dalam kesempatan tersebut Jokowi memberi sambutan. Namun sambutan atau pidato Jokowi  kali ini berbeda dengan sambutan seperti biasanya yang terbilang lembut dengan nada yang tak tinggi.

Kali ini nada pidato Jokowi terbilang tinggi dengan raut wajah yang kesal. Pasalnya, menurut Jokowi banyak yang ingin melemahkan bangsa Indonesia dengan cara-cara yang tidak beradab. Mengingat banyak tudingan miring yang dialamatkan kepadanya.

Jokowi juga mengaku, banyak pihak yang menuding dirinya sebagai antek asing, anggota PKI, tukang ngibul, dan tuduhan lainya yang berpotensi akan melemahkan soliditas bangsa. Meskipun demikian selama ini Jokowi terlihat santai. Namun pada kesempatan itu Jokowi terlihat kesel dan jengkel.

Read More : INDEF: Utang Indonesia Sesungguhnya Sudah Menembus Rp. 7.000 triliun

Tidak hanya tuduhan-tuduhan tersebut, pembangunan infrastruktur yang menjadi program utama pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla juga menjadi sasaran tuduhan dengan berbagai statmen. Kendati demikian Jokowi menekankan pembangunan tersebut untuk kemajuan ekonomi bangsa Indonesia.

Jokowi juga menyadari dalam membangun itu pasti ada salah dan khilaf, namun ia akan berusaha untuk memperbaikinya. Selain masalah pembangunan infrastruktur, muncul pula isu mengenai utang negara negara kita. Banyak yang menyebut utang pemerintah Jokowi-JK mencapai Rp 4.000 triliun. Tudingan tersebut jelas tak berdasar karena tanpa menggunakan rincian yang sebenarnya.

Rakyat juga harus tahu, ketika pertama kali Jokowi-JK  bertugas, Indonesia sudah memiliki peninggalan utang sebesar Rp2.700 triliun. Sedangkan setiap tahunnya harus membayar bunga Rp250 triliun. Saat ini pemerintahan Jokowi-JK sudah memasuki 4 tahun, berarti total utang Indonesia tidak termasuk utang pemerintahan Jokowi-JK sebesar Rp 3.700 triliun.

Jika utang Indonesia saat ini mencapai Rp. 4.000 triliun berarti utang pemerintahan Jokowi-JK hanya sebesar Rp 300 triliun. Namun tetap itung-itungan tersebut itung-itungan yang tak berdasar. Seharusnya  pemerintahan Jokowi-JK  juga bisa mengeluarkan rincian resmi agar rakyat tak makan berita tak benar.

Jokowi juga mengaku tak akan ambil pusing mengenai tuduhan-tuduhan yang sering dialamatkan padanya. Meskipun pada sambutan tersebut Jokowi terlihat keblinger dengan tuduhan-tuduhan yang sering dialamatkan padanya. (Jy)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: