Jokowi Inginkan Cawapresnya Dari Kalangan Ulama?

Postketiga.com – Kabar mengenai siapa yang akan menjadi bakal Cawapres Jokowi untuk Pilpres 2019 masih menjadi misteri, namun banyak pengamat menilai Cawapres Jokowi harus dari kalangan Ulama atau Santri agar mampu menutupi kekurangan Jokowi.

Kecurigaan mulai menyeruak ketika, Jokowi mengundang sejumlah ulama dari Jawa Barat ke Istana. Pertemuan silaturahmi yang digelar di Istana Negara, Jakarta tersebut,  diakui Jokowi untuk sekaligus mendengar masukan-masukan bagi kebaikan daerah dan negara.

Dilansir dari laman Presiden. Jokowi menerangkan, masukan-masukan yang disampaikan para ulama ini betul-betul sebuah masukan yang memang itu masalah di rakyat, masalah di umat. Karena beliau-beliau setiap hari mendengar keluhan-keluhan dari bawah. Kita menampung dan membuat kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan yang ada di bawah. Demikian ujar Jokowi.

Ia menambahkan, dalam pertemuan yang berlangsung sekira satu setengah jam tersebut, Presiden bersama dengan para ulama, pimpinan pondok pesantren, dan para tokoh masyarakat membicarakan seputar upaya untuk memajukan pondok pesantren dan ekonomi umat.

Jokowi juga berbicara mengenai Bank Wakaf Mikro sebagai kebijakan pemerintah untuk memajukan perekonomian umat, khususnya di lingkungan pondok pesantren.

Jokowi juga sangat menekanankan betapa pentingnya ulama dan umara dalam pembangunan bangsa, Jika berjalan beriringan, insyaallah negara ini aman dan tenteram, ujar Jokowi

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Jawa Barat, K.H. Rahmat Syafe’i, yang turut memberikan keterangan pres dalam kesempatan yang sama menambahkan, pihaknya juga berbicara seputar fenomena berita-berita bohong (hoaks) yang belakangan ini marak ditemui.

Menururt pandangan K.H. Rahmat Syafe’i, ulama memiliki kewajiban untuk mengingatkan masyarakat terkait bahaya dari penyebaran hoaks tersebut. Ulama mempunyai kewajiban mengingatkan bahwa berita-berita tersebut sangat menyesatkan dan harus diatasi untuk kemaslahatan.

Hasil silaturahmi dan pertemuan tersebut tidak dipublish secara menyeluruh, namun perlu kita curigai apakah Jokowi sedang melakukan penjajagan untuk memilih bakal Cawapresnya untuk Pilpres 2019 atau hanya benar-benar Silaturahmi dan mendengarkan masukan para Ulama. Bisa jadi masukan yang dimaksud salah satunya masukan nama bakal Cawapres Jokowi. (Jy)

 

Satu tanggapan untuk “Jokowi Inginkan Cawapresnya Dari Kalangan Ulama?

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: