ITB Hanya Menyisakan Jalur SBMPTN Saja, Ini Kuota Yang Tersisa

POSTKETIGA.COM – Banyak calon mahasiswa yang kepincut dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), sebab kampus ini merupakan kampus paling bergengsi di Indonesia, ITB selalu menempati 3 besar peringkat kampus nasional. Tak heran jika banyak calon mahasiswa belajar keras agar bisa masuk ITB. Bahkan ada juga yang mengikuti semua jalur seleksi masuk ITB

Namun sayangnya untuk tahun ini, ITB tidak membuka jalur lain selain SNMPTN dan SBMPTN. Tentunya sekarang ini tinggal SBMPTN jalan satu-satunya untuk masuk ITB, apabila gagal di jalur seleksi yang terakhir ini, pupus sudah harapan calon mahasiswa yang hendak Masuk ITB untuk tahun 2018 ini. Namun masih ada harapan untuk belajar lebih keras lagi. Dengan spirit doa dan usaha keras kemungkinan pasti ada.

Baca Juga : Tips Masuk ITB dan Meraih Prestasi Di Dalamnya (Wawancara)

Melansir laman Tirto, Rektor ITB Kadarsah Suryadi menjelaskan bahwa, untuk tahun 2018 ini daya tampung ITB total mencapai 3.950 kursi, dari jumlah itu akan diambil dari jalur SNMPTN sebanyak 60 persen atau 2.314 kursi, dan sisanya sebanyak 40 persen atau 1.636 kursi akan diambil dari jalur SBMPTN.

Rektor ITB juga menambahkan, selain melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN, untuk tahun 2018  ini ITB tidak melaksanakan ujian masuk calon mahasiswa baru dari jalur mandiri. Kebijakan tersebut sudah berjalan sejak tahun lalu. Dan kemungkinan juga tahun depan dan tahun-tahun selanjutnya.

Kendati demikian, ITB tetap membuka pendaftaran kelas internasional melalui jalur non SNMPTN dan SBMPTN. Pendaftaran seleksi tersebut kan dibuka mulai 8 hingga 29 Juni 2018. Ada enam prodi yang telah memiliki akreditasi internasional yakni teknologi dan sains informasi, farmasi klinik dan komoditas, teknik kimia, teknik mesin, teknik penerbangan, dan manajemen khusus untuk bisnis internasional.

Sekilas info, SBMPTN 2018 yang diselenggarakan Panitia Lokal 34 Bandung akan melibatkan enam perguruan tinggi negeri, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati, Universitas Siliwangi (Unsil), dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI). (Jy-75)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: