Ini Dia, Daftar Harga BBM terbaru

Sejak awal-awal kepemimpinan Presiden Jokowi memimpin Indonesia, harga BBM dilepas ke mekanisme harga pasar  minyak dunia. Sontak masyarakat Indonesia dikejutkan dengan peraturan baru ini. penolakan terjadi dimana-mana, dari kalangan mahasiswa, petani, nelayan, organda, hingga pedagang.

Mereka meyakini kebijakan ini akan membuat dampak buruk, yaitu melambungnya harga kebutuhan pokok. Meskipun penolakan datang dari segala penjuru, namun Presiden Jokowi abay dengan masalah ini.

Selain membuat kebijakan melepas harga BBM ke mekanisme harga minyak dunia, Jokowi juga membuat terobosan baru, yakni dengan menarik secara perlahan BBM subsidi jenis premium dan menggantikannya dengan pertalite yang merupakan jenis baru BBM non subsidi, namun harga perliternya jauh lebih murah jika dibandingkan BBM jenis pertamak.

Akibat terobosan baru Jokowi ini, warga menilai ini tindakan yang tidak pro rakyat dan anti wong cilik. Bahkan partai pendukung Jokowi yang memiliki jargon membela wong cilik tidak nampak keberpihakanya pada wong cilik. Naiknya semua jenis kebutuhan pokok dinilai biasa-biasa saja, oleh pemerintahan Jokowi. Warga merasa tercekik dengan adanya kebijakan ini. mau tidak mau, secara perlahan warga menerima kebijakan ini. meskipun ada pahit getir yang dirasa.

Akhir bulan Februari 2018, tepatnya tanggal 24, tanpa sosialisasi yang masif. Harga BBM non subsidi kembali naik. Awalnya warga biasa-biasa saja, meskipun harga BBM non subsidi sudah naik. Warga banyak yang tidak tahu, mereka baru merasa janggal ketika biasanya isi Rp. 20.000,- terisi penuh, namun kali ini tidak. semua warga merasakan hal yang sama. Hal ini membuat gaduh seantero jagat dunia maya.

Hal ini juga dirasakan Udin salah satu karyawan swasta di daerah Cikarang. Ketika ditemui awak Postketiga.com di pom bensin kawasan Lippo Mal Cikarang Udin menceritakan kekesalannya “Ini kok aneh sekali yah, BBM naik kok ngga ada pemberitahuan, saya tidak tau kalau BBM naik pada tanggal 24 Februari. Yang jelas saya kaget dan baru sadar, biasanya motor ini saya isi Rp. 20. 000,- penuh, kok sekarang nggak penuh. Saya yang masih karyawan swasta tentunya merasa keberatan dengan kenaikan ini, saya khawatir akan berdampak kepada kenaikan harga bahan pokok. Kalau pemerintah mau naikin UMR sih ya tidak masalah”. Tegas Udin yang meluapkan kekesalanya.

Dari data yang awak Postketiga.com dapatkan berikut harga baru BBM per 24 Februari 2018 :

Pertamina Dex : Rp. 10.000 (naik Rp. 750)

Pertamak : Rp. 8.900 (naik Rp. 300)

Pertamak Turbo : Rp. 10.100 (naik Rp. 500)

Dexlite : Rp. 8.100 (naik Rp. 600)

Pertalite : Rp. 7. 600 (naik Rp. 200)

Jika minyak dunia akan terus meroket, sudah dipastikan negeri ini akan kembali gaduh. (Jaya)*

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: