Ini Daftar Penikmat Duit Kotor e-KTP Dalam Tuntutan Setya Novanto

POSTKETIGA.comPresiden RI ke-6 SBY pernah menyebutkan bahwa Proyek e-KTP adalah proyek besar yang pernah ada di Indonesia. Oleh karena proyek ini nilainya begitu besar, maka mustahil jika hanya satu atau dua orang saja yang menikmatinya.

baca juga: Hukuman Maksimal Bagi Setya Novanto

Dari penyebutan dugaan oleh Jaksa KPK saja, Setya Novanto telah menerima uang sebesar 7,3 juta dolar untuk proyek ini. Sehingga pasti KPK menduga kalau duit ini bisa mengalir ke mana saja selain pada Setya Novanto. Ya jelas, wong perkiraan ruginya negara saja 2,3 triliun.

Selain itu kata jaksa, perbuatan Setya Novanto tidak hanya menguntungkan dirinya sendiri, tetapi juga menguntungkan korporasi. Wuaduhh… bagi-bagi untung, eh malah buntung. hehe

baca juga: Setya Novanto Pasrah Dalam Agenda Pembacaan Tuntutan

Dan berikut ini adalah daftar nama-nama dalam tuntutan Setnov, yang juga ikut menikmati panasnya duit proyek ini:

  1. Irman sebesar Rp 2.371.250.000, USD 877.700, dan SGD 6.000.
  2. Sugiharto USD 3.473.830.
  3. Andi Agustinus alias Andi Narogong USD 2.500.000 dan Rp 1.186.000.000.
  4. Gamawan Fauzi Rp 50.000.000 dan 1 unit Ruko di Grand Wijaya dan sebidang tanah di Jalan Brawijaya III melalui Asmin Aulia.
  5. Diah Anggraeni USD 500.000 dan Rp 22.500.000.
  6. Drajat Wisnu Setyawan USD 40.000 dan Rp 25.000.000.
  7. Anggota panitia pengadaan barang/jasa sebanyak 6 orang masing-masing Rp 10.000.000.
  8. Miryam S Haryani USD 1.200.000.
  9. Markus Nari USD 400.000.
  10. Ade Komarudin USD 100.000.
  11. M Jafar Hafsah USD 100.000.
  12. Husni Fahmi USD 20.000 dan Rp 10.000.000.
  13. Tri Sampurno Rp 2.000.000.
  14. Beberapa anggota DPR RI periode 2009-2014 USD 12.856.000 dan Rp 44.000.000.000.
  15. Abraham Mose, Agus Iswanto, Andra Agusalam, dan Darma Mapangara selaku Direksi PT LEN Industri masing-masing Rp 1.000.000.000 serta untuk kepentingangathering dan SBU masing-masing Rp 1.000.000.000.
  16. Wahyudin Bagenda selaku Direktur Utama PT LEN Industri Rp 2.000.000.000.
  17. Johannes Marliem sejumlah USD 14.880.000 dan Rp 25.242.546.892.
  18. Beberapa anggota Tim Fatmawati, yakni Jimmy Iskandar Tedjasusila alias Bobby, Eko Purwoko, Andi Noor, Wahyu Supriyantono, Setyo Dwi Suhartanto, Benny Akhir, Dudy Susanto, dan Mudji Rachmat Kurniawan, masing-masing Rp 60.000.000.
  19. Mahmud Toha Rp 3.000.000.
  20. Manajemen Bersama Konsorsium PNRI Rp 137.989.835.260.
  21. Perum PNRI Rp 107.710.849.102.
  22. PT Sandipala Artha Putra Rp 145.851.156.022.
  23. PT Mega Lestari Unggul yang merupakanholding company PT Sandipala Artha Putra Rp 148.863.947.122.
  24. PT LEN Industri Rp 3.415.470.749.
  25. PT Sucofindo Rp 8.231.289.362.
  26. PT Quadra Solution Rp 79.000.000.000.

(yaz/ab)*

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: