Hidupkan Ekonomi Umat Dengan Membuka Gerai 212 Mart

POSTKETIGA.COMAksi akbar 212 menjadi kenangan yang sangat luar biasa bagi para peserta aksi atau orang yang menyaksikan aksi tersebut melalui layar kaca. Pasalnya aksi yang diklaim dihadiri 7 juta umat tersebut berjalan damai tanpa kekisruhan.

Pasca aksi itu usai, semangat untuk terus menggelorakan spirit 212 terus mengalir, tokoh-tokoh aksi 212 terus melakukan kunjungan ke daerah-daerah, selain itu juga ada kegiatan yang tujuanya mengarah ke ekonomi umat atau kerakyatan, sebut saja 212 Mart.

212 Mart yang dinaungi Koperasi Syariah 212 telah lahir dari aksi damai 2 Desember 2016 memberi peluang bagi siapa saja untuk berbisnis ritel berbasis syariah, yaitu melalui franchise alias waralaba. Ini merupakan kesempatan yang langka. terus Bagaimana caranya mendaftarnya?

Pertama tidak bisa pribadi, harus komunitas. Kemudian kedua harus jadi anggota terlebih dahulu, dengan mendaftar secara online disitus resmi www.koperasisyariah212.co.id..

Kemudian ajukan proposal, karena ada beberapa tipe dari 212 Mart, tergantung size atau ukurannya. karena di mana-mana ada tipe-tipenya. Nanti ada harga-harganya. Nanti akan di sepakati  mau tipe yang mana.

Jumlah minimal anggota yang tergabung untuk bisa mendirikan franchise 212 Mart adalah berjumlah 100 orang, dan boleh lebih dari itu.

Berikutnya karena  aspek kebersamaan, keberjamaahan menjadi penting. Kemudian setiap pendirian gerai 212 Mart ini, itu harus diinisasi dan dikelola oleh komunitas Koperasi Syariah 212 yang didirikan minimal 100 orang anggota.

Tiap franchise harus beranggotakan 100 orang. Hal itu bertujuan untuk mengendapkan berjamaah alias bekerja sama dalam berbisnis. Tentunya untuk mewujudkan hal positif.

Nanti pendaftar jadi investor sekaligus jadi konsumennya. Artinya semua kebutuhan pendaftar paling tidak gerai 212 Mart memiliki captive market yang jelas. Tentu disamping masyarakat yang lain juga diajak untuk belanja di 212 Mart. Jadi itu yang 212 Mart kembangkan. 212 Mart itu dikembangkan secara berjamaah.

Lalu modalnya minimal adalah Rp 300 juta. Tapi angka ini sangat relatif. Tergantung faktor-faktor lain yang menentukan. Dengan adanya kepemilikan bersama dipastikan tidak akan mengalami kerugian, mengingat nantinya yang akan menjadi pelanggan utama itu para anggotanya. Jadi mau tidak mau, untuk mengembangkan gerai 212 mart. Para anggota kan berbelanja di gerai miliknya. (Jy)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: