Berikut Prediksi Jumlah Kendaraan yang Akan Mudik Lebaran 2018

POSTKETIGA.COM – Penggunaan kendaraan pribadi pada saat mudik Lebaran terus mengalami peningkatan. Para pemudik lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi kebanyakan beralasan lebih murah jika mudiknya bersama keluarga, selain itu juga bisa sesuka hati jika mau beristirahat, solat, makan atau mampir di wc umum.

Bukan hanya itu, dengan menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil pribadi misalnya tentunya akan menjadi nilai tambah di mata kerabat di kampung halaman, dengan begitu bisa menjadi bukti jika pemudik sudah mapan dan sukses.

Read More : Bandara Kertajati Siap Beroperasi Untuk Mudik dan Haji Tahun Ini

Hal tersebutlah yang membuat jumlah kendaraan pada saat mudik terus meningkat seiiring dengam kesuksesan para pemudik. Bahkan Kemnhub telah memprediksikan jika volume kendaraan pemudik selama arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah diperkirakan akan mencapai 12,4 juta unit.

Melansir laman Merdeka. Kepala Sub Direktorat Angkutan Barang, Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Deni Kusdiana, menyebut populasi kendaraan pemudik nantinya bakal didominasi pengguna kendaraan bermotor. Sebagaimana yang sudah terjadi pada mudik tahun-tahun sebelumnya

Untuk mudik tahun ini Kemnhub memprediksikan Pemudik sepeda motor lonjakannya mencapai 33 persen. Sedangkan peningkatan pemudik yang naik kendaraan roda empat sebesar 28 persen. Kemenhub juga menyarankan kepada para pemudik agar mau memanfaatkan fasilitas mudik gratis menggunakan bus serta kapal RoRo dengan tiga tujuan utama yaitu Jakarta – Lampung,  Jakarta-Semarang serta Jakarta – Surabaya.

Untuk pemudik dengan tujuan Jawa Tengah juga  sebaiknya menggunakan kapal laut sebab untuk mudik kali ini Kemenhub telah menyediakan rute mudik dari Jakarta menuju Semarang. Adanya program tersebut diharpkan dapat mengurangi puncak kemacetan yang diprediksi akan terjadi pada tanggal 13-14 Juni 2018

Kemenhub juga melanjutkan jika pemanfaatan kapal laut saat ini telah didukung peningkatan daya tampungnya yang mencapai hampir 500 persen. Ada pula fasilitas mudik gratis dari BUMN dan swasta terdapat 3.000 bus yang melayani menuju seluruh Indonesia. Dengan hadirnya banyak program tentunya para pemerintah berharap agar angka kecelakaan dan kemacetan dapat diminimalisir. (Jy-79)

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: