Berikut Jadwal Awal Puasa Dan Idul Fitri 2018

Awal Puasa Dan Idul Fitri 2018  – Penetapan 1 Ramadhan dan hari raya Idul Fitri selalu menjadi perdebatan hangat, bahkan biasanya Muhammadiyah selalu berbeda dengan pemerintah, namun beberapa tahun belakangan ini keputusan Muhammadiyah selalu sama dengan keputusan pemerintah, meskipun waktu yang ditetapkan pemerintah selalu didahului Muhammadiyah.

Bahkan untuk penentuan awal puasa dan Idul Fitri tahun 2018 pun Muhammadiyah sudah mengumumkan jadwalnya sedangkan pemerintah  belum mengeluarkan putusan apapun. Setidaknya kini Muhammadiyah sependapat dengan ormas Persatuan Islam (Persis) yang sama-sama telah menetapkan awal puasa dan Idul Fitri 1439 Hijriah dengan jadwal yang sama.

Read More :

5 Cara Agar Tetap Sehat Menjalani Ibadah Puasa

Inilah Cara Agar Tetap Kenyang Saat Puasa

Sebagaimana diketahui melalui surat edaran yang dikeluarkan kedua organisasi tersebut, awal puasa 2018 menurut kedua ormas yaitu Muhammadiyah dan Persis akan jatuh pada hari Kamis 17 Mei 2018, sedangkan untuk hari raya Idul Fitri akan jatuh pada hari Jumat 15 Juni 2018.

Hal tersebut tertuang dalam maklumat PP Muhammadiyah yang dipimpin Haidar Nasir telah memutuskan, ijtima jelang Ramadan 1439 H terjadi di hari Selasa, 15 Mei 2018 jam 18.50.28 WIB. Tinggi Bulan ketika terbenam matahari di Yogyakarta ( -07°48′ LS, 110°21′ BT ) = -00°02’50” (hilal belum wujud). Oleh sebab itu 1 Ramadhan 1939 H bertepatan dengan hari Kamis 17 Mei 2018.

Sedangkan Ijtima jelang Syawal 1439 H terjadi di hari Kamis, 14 Juni 2018 jam 2.45.53 WIB. Tinggi Bulan ketika terbenam matahari di Yogyakarta( -07°48′ LS, 110°21′ BT ) = +07°35’20” (hilal sudah wujud). Oleh karenanya 1 Syawal 1439 H bertepatan dengan hari Jum’at, 15 Juni 2018.

Maklumat Muhammadiyah tersebut dipertegas dengan keputusan Persis yang memiliki perhitungan sendiri namun hasilnya tetap sama dengan hasil yang telah diputuskan oleh Muhammadiyah. Berikut ini perhitungan yang dilakukan Persis :

Bahwasanya Ijtima akhir Syaban 1439 H yang dilakukan pada hari Selasa, 15 Mei 2018, pukul 18.47.39 WIB. Di wilayah Indonesia saat magrib beda tinggi bulan-matahari antara -2° 03’ 10’’ s/d 0° 53’ 37’’, dan jarak elongasi Bulan-Matahari antara 4° 33’ 31’’ s/d 5° 27’ 57’’.

Putusan edaran tersebut, khusus di Pelabuhan Ratu Sukabumi, beda tinggi bulan-matahari 0° 12’ 52’’, dan jarak elongasi bulan-matahari 4° 44’ 42’’. Selasa, 15 Mei 2018, secara hisab ketika maghrib di wilayah Indonesia hilal belum dapat terlihat. Dengan demikian awal puasa 2018 dimulai pada Kamis, 17 Mei 2018.

Sedangkan penentuan Idul Fitri, khusus di Pelabuhan Ratu Sukabumi beda tinggi bulan-matahari 8° 10’ 49’’, serta jarak elongasi bulan-matahari 8° 17’ 29’’. Kamis, 14 Juni 2018, secara hisab ketika magrib di wilayah Indonesia hilal sudah dapat terlihat, oleh karena itu Idul Fitri. Ditetapkan pada hari Jum’at, 15 Juni 2018. (Jy-85)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: