Ada Gerakan Tolak Jokowi, PKS Bersuara Ganti Presiden 2019

Setelah memastikan diri berkoalisi dengan Gerindra, PKS kini kembali menyuarakan tagline ‘Ganti Presiden 2019’, ungkapan itu disuarakan oleh Ketua DPP PKS Mardani Ali. Pernyataan Mardani tak lain senada dengan gagasan yang dibuat oleh Sri Bintang sebelumnya, yang mana menyuarakan gerakan tolak Jokowi sebagai capres di 2019.

Nama Sri Bintang Pamungkas dikenal dengan gerakan-gerakannya yang nyleneh terhadap para pemimpin negeri ini. Sehingga kerap dicap sang pembuat makar oleh kalangan pendukung pemerintah, dari mulai Soeharto hingga Jokowi.

baca juga: Merapat Ke Gerindra, PKS Siap Lawan Jokowi

Pada awal tahun 1997 Sri Bintang pernah membuat selembaran yang menyampaikan pesan menolak Soeharto sebagai presiden. Lalu Agustus tahun 2000 dirinya kembali bersuara untuk menurunkan Presiden Abdurahman Wahid. Dan 3 tahun kemudian dirinya mengomentari Presiden Megawati yang tak cakap dalam memimpin. Memasuki tahun 2009, Sir Bintang kembali muncul dengan gerakan menolak pelantikan SBY sebagai Presiden. Dan saat ini dirinya kembali menggagas gerakan menolak Jokowi sebagai Presiden.

Gerakan yang disuarakan oleh Sri Bintang dianggap wajar oleh Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Menurutnya itu adalah hak setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang dasar dalam mengutarakan pendapatnya. Baik itu pendapat yang mendukung Jokowi, maupun yang menolak terpilih kembalinya Jokowi.

Sri Bintang pun mengatakan jika Jokowi kembali terpilih menjadi presiden, maka akan terjadi peperangan asimetris dengan Cina. Namun terkait pendapat itu Mardani menilai perlu ada data yang konkrit untuk membuktikannya.

baca juga: Jokowi Kantongi 7 Partai, Bagaimana Dengan Prabowo?

Mardani kemudian menambahkan bahwa, gerakan Sri Bintang sama sekali tidak berpengaruh pada PKS yang akan mengusung capresnya pada Pilpres 2019. Dirinya menyebut kalau PKS bersikap biasa saja atas gerakan yang digaungkan oleh Sri Bintang itu. (yaz/ab)*

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: